Perbedaan Blur dan Stader: Blur diperdagangkan di Rp321,23 (kapitalisasi pasar Rp917,01M, volume 24 jam Rp683,44M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp2.074 (kapitalisasi pasar Rp147,93M, volume 24 jam Rp14,25M). Perbedaan utamanya: Blur jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Blur terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 44 Hari dan Stader selama 11 Hari.
| BLUR | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp917,01M | Rp147,93M |
Volume (24h) | Rp683,44M | Rp14,25M |
Suplai yang Beredar | 2,8B BLUR | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →