Perbedaan Blur dan Polymesh: Blur diperdagangkan di Rp322,9 (kapitalisasi pasar Rp917,01M, volume 24 jam Rp683,44M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp645,8 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Blur lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Blur 2,8B BLUR dibanding 1,1B POLYX milik Polymesh. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 44 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| BLUR | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp917,01M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp683,44M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 2,8B BLUR | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 44 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →