Perbedaan Blur dan Osmosis: Blur diperdagangkan di Rp318,18 (kapitalisasi pasar Rp909,8M, volume 24 jam Rp706,13M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp616,82 (kapitalisasi pasar Rp479,92M, volume 24 jam Rp41,93M). Perbedaan utamanya: Blur lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Osmosis dibatasi (780,8M / 1B OSMO (79%)), sedangkan Blur terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 44 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| BLUR | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp909,8M | Rp479,92M |
Volume (24h) | Rp706,13M | Rp41,93M |
Suplai yang Beredar | 2,8B BLUR | 780,8M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →