Perbedaan Blur dan Newton Protocol: Blur diperdagangkan di Rp316,49 (kapitalisasi pasar Rp909,8M, volume 24 jam Rp706,13M), sedangkan Newton Protocol diperdagangkan di Rp837,5 (kapitalisasi pasar Rp245,16M, volume 24 jam Rp107,09M). Perbedaan utamanya: Blur jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Newton Protocol, dan suplai Newton Protocol dibatasi (293,6M / 1B NEWT (30%)), sedangkan Blur terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 44 Hari dan Newton Protocol selama 24 Hari.
| BLUR | NEWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp909,8M | Rp245,16M |
Volume (24h) | Rp706,13M | Rp107,09M |
Suplai yang Beredar | 2,8B BLUR | 293,6M / 1B NEWT (30%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Newton Protocol berfungsi sebagai lapisan otomatisasi yang dapat diverifikasi untuk keuangan on-chain, memungkinkan pengguna mendelegasikan tindakan kompleks lintas-chain kepada agen AI sambil memastikan setiap langkah mematuhi panduan yang ditetapkan pengguna melalui jaminan cryptography. Protokol ini menggabungkan smart accounts, seperti ERC-4337 dan EIP-7702, untuk delegasi yang terperinci, bersama dengan Trusted Execution Environment (TEE) attestations dan zero-knowledge proofs (ZKP) untuk memverifikasi keakuratan setiap keputusan off-chain. Tujuannya adalah mengubah otomatisasi menjadi kerangka kerja minim-kepercayaan, sehingga memfasilitasi agentic finance di berbagai blockchain.
Selengkapnya di halaman NEWT →