Perbedaan Blur dan Neon EVM: Blur diperdagangkan di Rp234,29 (kapitalisasi pasar Rp673,9M, volume 24 jam Rp196,64M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp248,04 (kapitalisasi pasar Rp59,92M, volume 24 jam Rp2,27M). Perbedaan utamanya: Blur jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai Neon EVM dibatasi (239,5M / 1B NEON (24%)), sedangkan Blur terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 45 Hari dan Neon EVM selama 19 Hari.
| BLUR | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp673,9M | Rp59,92M |
Volume (24h) | Rp196,64M | Rp2,27M |
Suplai yang Beredar | 2,9B BLUR | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →