Perbedaan Blur dan IOTA: Blur diperdagangkan di Rp322,3 (kapitalisasi pasar Rp917,01M, volume 24 jam Rp683,44M), sedangkan IOTA diperdagangkan di Rp669,35 (kapitalisasi pasar Rp3,02T, volume 24 jam Rp135,38M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Blur, dan suplai beredar Blur 2,8B BLUR dibanding 4,5B MIOTA milik IOTA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 44 Hari dan IOTA selama 48 Hari.
| BLUR | MIOTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp917,01M | Rp3,02T |
Volume (24h) | Rp683,44M | Rp135,38M |
Suplai yang Beredar | 2,8B BLUR | 4,5B MIOTA |
Typical Hold Time | 44 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →