Perbedaan Blur dan Terra: Blur diperdagangkan di Rp235,36 (kapitalisasi pasar Rp672,91M, volume 24 jam Rp201,97M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp761,47 (kapitalisasi pasar Rp539,02M, volume 24 jam Rp69,13M). Perbedaan utamanya: Blur lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Blur 2,9B BLUR dibanding 710M LUNA milik Terra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 45 Hari dan Terra selama 82 Hari.
| BLUR | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp672,91M | Rp539,02M |
Volume (24h) | Rp201,97M | Rp69,13M |
Suplai yang Beredar | 2,9B BLUR | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 45 Hari | 82 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →