Perbedaan Blur dan Humanity Protocol: Blur diperdagangkan di Rp320,57 (kapitalisasi pasar Rp917,01M, volume 24 jam Rp683,44M), sedangkan Humanity Protocol diperdagangkan di Rp1.232 (kapitalisasi pasar Rp3,83T, volume 24 jam Rp183,05M). Perbedaan utamanya: Humanity Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Blur, dan suplai Humanity Protocol dibatasi (3,1B / 10B H (31%)), sedangkan Blur terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 44 Hari dan Humanity Protocol selama 5 Hari.
| BLUR | H | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp917,01M | Rp3,83T |
Volume (24h) | Rp683,44M | Rp183,05M |
Suplai yang Beredar | 2,8B BLUR | 3,1B / 10B H (31%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Humanity Protocol menawarkan alternatif terdesentralisasi untuk sistem identitas biometrik yang dijalankan pemerintah, memberikan kendali penuh kepada individu atas data identitas dan biometriknya melalui teknologi blockchain yang aman. Hal ini memastikan privasi dan perlindungan dari sensor. Humanity Protocol berfungsi sebagai grafik identitas terbuka yang mendukung kredensial terverifikasi untuk berbagai atribut, seperti informasi pribadi (PII), pendidikan, pekerjaan, dan partisipasi dalam acara. Pengguna dapat membuktikan berbagai aspek identitas mereka secara selektif tanpa mengorbankan privasi.
Selengkapnya di halaman H →