Perbedaan Blur dan Gram: Blur diperdagangkan di Rp238,61 (kapitalisasi pasar Rp681,37M, volume 24 jam Rp180,26M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.953 (kapitalisasi pasar Rp66,08T, volume 24 jam Rp670,25M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 97× kapitalisasi pasar Blur, dan suplai beredar Blur 2,9B BLUR dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 45 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| BLUR | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp681,37M | Rp66,08T |
Volume (24h) | Rp180,26M | Rp670,25M |
Suplai yang Beredar | 2,9B BLUR | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 45 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token BLUR saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp234.491 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap Rp672,88M mencerminkan posisi mid-cap dalam ekosistem crypto. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan peluang rebound dari level support. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau ketat level support Rp226 dan resistance Rp248 untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →