Perbedaan Blur dan Cobak Token: Blur diperdagangkan di Rp318,12 (kapitalisasi pasar Rp909,8M, volume 24 jam Rp706,13M), sedangkan Cobak Token diperdagangkan di Rp3.277 (kapitalisasi pasar Rp327,45M, volume 24 jam Rp47,32M). Perbedaan utamanya: Blur jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Cobak Token, dan suplai Cobak Token dibatasi (100M / 100M CBK (100%)), sedangkan Blur terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 44 Hari dan Cobak Token selama 16 Hari.
| BLUR | CBK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp909,8M | Rp327,45M |
Volume (24h) | Rp706,13M | Rp47,32M |
Suplai yang Beredar | 2,8B BLUR | 100M / 100M CBK (100%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Cobak Token (CBK) adalah komponen utama dari platform Cobak, sebuah ekosistem crypto berbasis aplikasi yang cukup menonjol. Sebagai token utilitas ERC20, CBK berperan penting dalam fungsi platform dengan mendukung pembayaran internal serta memberikan manfaat keanggotaan eksklusif non-monetari. Pengguna yang berpartisipasi dalam aktivitas yang mendukung pertumbuhan komunitas dan platform dapat memperoleh CBK sebagai hadiah.
Selengkapnya di halaman CBK →