Perbedaan Blur dan Boba Network: Blur diperdagangkan di Rp234,87 (kapitalisasi pasar Rp673,9M, volume 24 jam Rp196,64M), sedangkan Boba Network diperdagangkan di Rp322,54 (kapitalisasi pasar Rp157,99M, volume 24 jam Rp11,65M). Perbedaan utamanya: Blur jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Blur terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 45 Hari dan Boba Network selama 11 Hari.
| BLUR | BOBA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp673,9M | Rp157,99M |
Volume (24h) | Rp196,64M | Rp11,65M |
Suplai yang Beredar | 2,9B BLUR | 493,6M / 500M BOBA (99%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →