Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Berlian Laju Tanker TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlian Laju Tanker Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Berlian Laju Tanker Tbk diperdagangkan di Rp34 (kapitalisasi pasar 907,91 M, volume 24 jam 1,9 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 26,1× kapitalisasi pasar Berlian Laju Tanker Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,03 jt vs 1,9 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BLTAJPFA
Kapitalisasi Pasar
907,91 M23,69 T
Volume
1,9 jt13,03 jt
Lot
18,97 rb130,26 rb
Perputaran
64,49 jt26,31 M
Harga Rata-rata
342.019,74
Nilai Transaksi
64,49 jt26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
342.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
8548,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BLTA
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Berlian Laju Tanker Tbk

PT Berlian Laju Tanker Tbk (the “Company”) was established based on notarial deed No. 60 dated March 12, 1981 under the name PT Bhaita Laju Tanker. The Company's name was changed to PT Berlian Laju Tanker based on notarial deed No. 4 dated September 5, 1988.

Selengkapnya di halaman BLTA

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA