Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) vs Bumi Resources Tbk (BUMI)

Berlian Laju Tanker TbkTrading
Bumi Resources TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlian Laju Tanker Tbk dan Bumi Resources Tbk: Berlian Laju Tanker Tbk diperdagangkan di Rp34 (kapitalisasi pasar 907,91 M, volume 24 jam 1,9 jt), sedangkan Bumi Resources Tbk diperdagangkan di Rp148 (kapitalisasi pasar 55,33 T, volume 24 jam 1,31 M). Perbedaan utamanya: Bumi Resources Tbk jauh lebih besar — sekitar 60,9× kapitalisasi pasar Berlian Laju Tanker Tbk, dan Bumi Resources Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,31 M vs 1,9 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BLTABUMI
Kapitalisasi Pasar
907,91 M55,33 T
Volume
1,9 jt1,31 M
Lot
18,97 rb13,12 jt
Perputaran
64,49 jt196,23 M
Harga Rata-rata
34149,57
Nilai Transaksi
64,49 jt196,23 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
34148
Volume Ekuilibrium Indikatif
854446,31 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BLTA
Lihat detail
BUMI
Lihat detail

Tentang Berlian Laju Tanker Tbk

PT Berlian Laju Tanker Tbk (the “Company”) was established based on notarial deed No. 60 dated March 12, 1981 under the name PT Bhaita Laju Tanker. The Company's name was changed to PT Berlian Laju Tanker based on notarial deed No. 4 dated September 5, 1988.

Selengkapnya di halaman BLTA

Tentang Bumi Resources Tbk

PT Bumi Resources Tbk was established in the Republic of Indonesia on June 26, 1973 based on Notarial Deed No. 130 and No. 103 dated Novmeber 28, 1973, both made by Djoko Soepadmo, S.H., notary in Surabaya. PT. Bumi Resources Tbk, previously named PT. Bumi Modern Tbk. (Company) is a Domestic Investment Company (PMDN), initially engaged in hotel and tourism industry. The Company has carried out diversification of activities expected to improve optimal return for shareholders. The Company deems it necessary to change the previous business activities, namely Hotel and Tourism Industries to Oil and Natural Gas Mining Industries.

Selengkapnya di halaman BUMI