Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) vs Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS)

Berlian Laju Tanker TbkTrading
Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlian Laju Tanker Tbk dan Bank Maspion Indonesia Tbk.: Berlian Laju Tanker Tbk diperdagangkan di Rp34 (kapitalisasi pasar 881,97 M, volume 24 jam 1,72 jt), sedangkan Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp494 (kapitalisasi pasar 8,96 T, volume 24 jam 40,7 rb). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Berlian Laju Tanker Tbk, dan Berlian Laju Tanker Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,72 jt vs 40,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BLTABMAS
Kapitalisasi Pasar
881,97 M8,96 T
Volume
1,72 jt40,7 rb
Lot
17,18 rb407
Perputaran
56,81 jt20,14 jt
Harga Rata-rata
33,06494,8
Nilai Transaksi
56,81 jt20,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
34505
Volume Ekuilibrium Indikatif
990200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BLTA
Lihat detail
BMAS
Lihat detail

Tentang Berlian Laju Tanker Tbk

PT Berlian Laju Tanker Tbk (the “Company”) was established based on notarial deed No. 60 dated March 12, 1981 under the name PT Bhaita Laju Tanker. The Company's name was changed to PT Berlian Laju Tanker based on notarial deed No. 4 dated September 5, 1988.

Selengkapnya di halaman BLTA

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS