Perbedaan Blast dan Venus: Blast diperdagangkan di Rp6,27 (kapitalisasi pasar Rp408,55M, volume 24 jam Rp840,79M), sedangkan Venus diperdagangkan di Rp48.110 (kapitalisasi pasar Rp776,33M, volume 24 jam Rp87,31M). Perbedaan utamanya: Venus lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Blast dibatasi (65,3B / 100B BLAST (66%)), sedangkan Venus terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Venus selama 39 Hari.
| BLAST | XVS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,55M | Rp776,33M |
Volume (24h) | Rp840,79M | Rp87,31M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 16,4M XVS |
Typical Hold Time | 25 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Venus (XVS) adalah pasar uang algoritmis dan protokol stablecoin sintetis yang diluncurkan secara eksklusif di Binance Smart Chain (BSC). Protokol ini memperkenalkan solusi pinjam-meminjam aset kripto yang mudah digunakan pada ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), memungkinkan pengguna untuk meminjam secara langsung dengan agunan berkecepatan tinggi dan tingkat kerugian lebih sedikit akibat biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman XVS →