Perbedaan Blast dan Victoria VR: Blast diperdagangkan di Rp6,2 (kapitalisasi pasar Rp401,2M, volume 24 jam Rp797,61M), sedangkan Victoria VR diperdagangkan di Rp32,49 (kapitalisasi pasar Rp547,86M, volume 24 jam Rp1,59M). Perbedaan utamanya: Victoria VR lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 16,8B / 16,8B VR (100%) milik Victoria VR. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Victoria VR selama 7 Hari.
| BLAST | VR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp401,2M | Rp547,86M |
Volume (24h) | Rp797,61M | Rp1,59M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 16,8B / 16,8B VR (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Victoria VR adalah dunia realitas virtual (VR) multiplayer masif yang dibangun dengan grafis realistis di atas blockchain. Ekosistem ini menawarkan lingkungan imersif untuk gaming, sosial, dan perdagangan virtual. VR adalah token asli yang digunakan untuk semua transaksi dalam game, pembelian aset, serta staking.
Selengkapnya di halaman VR →