Perbedaan Blast dan xMoney: Blast diperdagangkan di Rp6,23 (kapitalisasi pasar Rp404,74M, volume 24 jam Rp811,88M), sedangkan xMoney diperdagangkan di Rp136,05 (kapitalisasi pasar Rp98,35M, volume 24 jam Rp327,35M). Perbedaan utamanya: Blast jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar xMoney, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 704,1M / 1B UTK (71%) milik xMoney. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan xMoney selama 47 Hari.
| BLAST | UTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,74M | Rp98,35M |
Volume (24h) | Rp811,88M | Rp327,35M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 704,1M / 1B UTK (71%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →xMoney (sebelumnya bernama Utrust) didesain sebagai solusi untuk masalah yang mengakibatkan rendahnya penggunaan mata uang kripto sebagai metode pembayaran, terlebih keamanan platform pembayaran yang kurang berkembang dan biaya yang relatif tinggi. Tujuan utama dari platform ini adalah untuk membangun sistem yang mengizinkan transaksi kripto cepat dan efisien dengan biaya rendah, sehingga merchant dapat menjangkau audiens pemegang kripto yang lebih luas. Platform ini juga mengizinkan pembeli untuk melakukan pembelian secara aman sambil menawarkan juga pilihan untuk refund, serta melindungi para penjual dari volatilitas pasar kripto yang tinggi.
Selengkapnya di halaman UTK →