Perbedaan Blast dan UnifAI Network: Blast diperdagangkan di Rp6,21 (kapitalisasi pasar Rp404,74M, volume 24 jam Rp811,88M), sedangkan UnifAI Network diperdagangkan di Rp6.100 (kapitalisasi pasar Rp1,45T, volume 24 jam Rp95,76M). Perbedaan utamanya: UnifAI Network jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 239M / 1B UAI (24%) milik UnifAI Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan UnifAI Network selama 3 Hari.
| BLAST | UAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,74M | Rp1,45T |
Volume (24h) | Rp811,88M | Rp95,76M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 239M / 1B UAI (24%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →UnifAI Network adalah protokol infrastruktur berbasis AI yang mengotomatiskan strategi DeFi melalui agen otonom. Agen ini memantau pasar, mengeksekusi transaksi, dan mengoptimalkan yield di berbagai protokol, sehingga pengguna dapat menjalankan strategi kompleks tanpa keahlian teknis. Platform ini juga menyediakan SDK dan alat bagi pengembang untuk membangun serta mengintegrasikan agen AI kustom.
Selengkapnya di halaman UAI →