Perbedaan Blast dan Turbo: Blast diperdagangkan di Rp6,24 (kapitalisasi pasar Rp408,55M, volume 24 jam Rp840,79M), sedangkan Turbo diperdagangkan di Rp15,3 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp144,99M). Perbedaan utamanya: Turbo jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 69B / 69B TURBO (100%) milik Turbo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Turbo selama 32 Hari.
| BLAST | TURBO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,55M | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp840,79M | Rp144,99M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 69B / 69B TURBO (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Turbo Token, memecoin pertama yang dibuat oleh AI, dimulai sebagai eksperimen dalam penciptaan mata uang kripto. Terinspirasi oleh kekuatan kecerdasan buatan, pendiri proyek ini beralih ke GPT-4 dengan tantangan sederhana: ciptakan memecoin hebat berikutnya, sebuah memecoin yang dibuat oleh AI untuk masyarakat.
Selengkapnya di halaman TURBO →