Perbedaan Blast dan Threshold: Blast diperdagangkan di Rp6,21 (kapitalisasi pasar Rp408,55M, volume 24 jam Rp840,79M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp87,72 (kapitalisasi pasar Rp975,39M, volume 24 jam Rp1,24T). Perbedaan utamanya: Threshold jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 11,2B / 11,2B T (100%) milik Threshold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Threshold selama 23 Hari.
| BLAST | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,55M | Rp975,39M |
Volume (24h) | Rp840,79M | Rp1,24T |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →