Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Blast dan Solana: Blast diperdagangkan di Rp6,34 (kapitalisasi pasar Rp420,73M, volume 24 jam Rp887,47M), sedangkan Solana diperdagangkan di Rp1.383.051 (kapitalisasi pasar Rp802,93T, volume 24 jam Rp29,1T). Perbedaan utamanya: Solana jauh lebih besar — sekitar 1908,4× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai Blast dibatasi (65,3B / 100B BLAST (66%)), sedangkan Solana terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Solana selama 66 Hari.
| BLAST | SOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp420,73M | Rp802,93T |
Volume (24h) | Rp887,47M | Rp29,1T |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 582,3M SOL |
Typical Hold Time | 25 Hari | 66 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BLAST saat ini diperdagangkan di zona harga Rp6.4151 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Market cap mencapai Rp424,83 juta dengan 65,2 juta token beredar dari total 100 juta. Tingkat sirkulasi 66% dan rata-rata hold time 24 hari menunjukkan aktivitas perdagangan aktif. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum oversold jangka pendek, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas rendah, volatilitas ekstrem, dan ketiadaan perkembangan fundamental yang mendorong pertumbuhan nilai token.
Solana saat ini diperdagangkan di Rp1.384.546 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun indikator osilator netral. Token berada di bawah pivot point Rp1.386.574 dengan support kuat di Rp1.335.855. Ekosistem menunjukkan pertumbuhan positif dengan lebih dari 31.000 dompet unik dan 4 juta SOL dalam aset yang didelegasikan menurut data SOL Strategies per 5 Februari 2026. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual, namun fundamental jaringan tetap solid dengan adopsi institusional yang meningkat.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level support saat ini. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp1.405.235 untuk konfirmasi perubahan tren, sambil memperhatikan perkembangan ekosistem Solana yang terus menunjukkan pertumbuhan metrik on-chain yang positif.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →SOL adalah token dari Solana, sebuah proyek open source yang mengimplementasikan blockchain baru, berkinerja tinggi, dan permissionless. Solana juga merupakan blockchain tercepat di dunia dan ekosistem dengan pertumbuhan tercepat di crypto. Kini memiliki lebih dari 400 proyek yang mencakup DeFi, NFT, Web3 dan banyak lainnya. Arsitektur blockchain Solana dibangun berdasarkan Proof of History (PoH); sebuah bukti untuk memverifikasi urutan dan berlalunya waktu antara peristiwa.
Selengkapnya di halaman SOL →