Perbedaan Blast dan SafePal: Blast diperdagangkan di Rp6,22 (kapitalisasi pasar Rp404,74M, volume 24 jam Rp811,88M), sedangkan SafePal diperdagangkan di Rp3.944 (kapitalisasi pasar Rp1,97T, volume 24 jam Rp47,78M). Perbedaan utamanya: SafePal jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 500M / 500M SFP (100%) milik SafePal. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan SafePal selama 22 Hari.
| BLAST | SFP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,74M | Rp1,97T |
Volume (24h) | Rp811,88M | Rp47,78M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 500M / 500M SFP (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →SafePal, diluncurkan pada tahun 2018, adalah wallet mata uang kripto yang dirancang untuk membantu pengguna mengamankan dan mengelola aset digital mereka. Wallet ini menawarkan wallet perangkat keras dan perangkat lunak, yang dapat dihubungkan dan dikontrol melalui Aplikasi SafePal. Wallet ini merupakan wallet perangkat keras pertama yang menerima investasi dan dukungan dari Binance.
Selengkapnya di halaman SFP →