Perbedaan Blast dan Suilend: Blast diperdagangkan di Rp4,31 (kapitalisasi pasar Rp290,69M, volume 24 jam Rp14,86M), sedangkan Suilend diperdagangkan di Rp882,28 (kapitalisasi pasar Rp65,02M, volume 24 jam Rp1,62M). Perbedaan utamanya: Blast jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Suilend, dan suplai beredar Blast 67,2B / 100B BLAST (68%) dibanding 70,6M / 100M SEND (71%) milik Suilend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan Suilend selama 14 Hari.
| BLAST | SEND | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,69M | Rp65,02M |
Volume (24h) | Rp14,86M | Rp1,62M |
Suplai yang Beredar | 67,2B / 100B BLAST (68%) | 70,6M / 100M SEND (71%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Sejak diluncurkan pada bulan Maret, Suilend telah menjadi salah satu platform DeFi utama di Sui. Kini Suilend berkembang dengan Sui DeFi Suite—lending, LST, swap, dan AMM—untuk membangun superapp DeFi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SEND →