Perbedaan Blast dan Scroll: Blast diperdagangkan di Rp6,22 (kapitalisasi pasar Rp404,74M, volume 24 jam Rp811,88M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp456,32 (kapitalisasi pasar Rp86,96M, volume 24 jam Rp32,34M). Perbedaan utamanya: Blast jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 190M / 1B SCR (19%) milik Scroll. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Scroll selama 25 Hari.
| BLAST | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,74M | Rp86,96M |
Volume (24h) | Rp811,88M | Rp32,34M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →