Perbedaan Blast dan Ravencoin: Blast diperdagangkan di Rp6,32 (kapitalisasi pasar Rp408,55M, volume 24 jam Rp840,79M), sedangkan Ravencoin diperdagangkan di Rp68,01 (kapitalisasi pasar Rp1,1T, volume 24 jam Rp69,04M). Perbedaan utamanya: Ravencoin jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 16,3B / 21B RVN (78%) milik Ravencoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Ravencoin selama 97 Hari.
| BLAST | RVN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,55M | Rp1,1T |
Volume (24h) | Rp840,79M | Rp69,04M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 16,3B / 21B RVN (78%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 97 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Ravencoin adalah jaringan peer-to-peer (P2P) digital yang bertujuan untuk menerapkan kasus penggunaan blockchain khusus, yang dirancang untuk menangani satu fungsi khusus secara efisien: pengiriman aset dari satu pihak ke pihak lain. Peluncuran mainnet Ravencoin dan peningkatan aktivitas di platform akan membantu harga koin. Setiap berita tentang perusahaan atau lembaga keuangan terkemuka yang menggunakan platform juga dapat memberi efek positif.
Selengkapnya di halaman RVN →