Perbedaan Blast dan Oasis Network: Blast diperdagangkan di Rp6,22 (kapitalisasi pasar Rp404,74M, volume 24 jam Rp811,88M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp100,92 (kapitalisasi pasar Rp798,13M, volume 24 jam Rp23,85M). Perbedaan utamanya: Oasis Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 7,9B / 10B ROSE (80%) milik Oasis Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Oasis Network selama 59 Hari.
| BLAST | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,74M | Rp798,13M |
Volume (24h) | Rp811,88M | Rp23,85M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →