Perbedaan Blast dan BENQI: Blast diperdagangkan di Rp6,3 (kapitalisasi pasar Rp408,55M, volume 24 jam Rp840,79M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,62 (kapitalisasi pasar Rp147,71M, volume 24 jam Rp8,21M). Perbedaan utamanya: Blast jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| BLAST | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,55M | Rp147,71M |
Volume (24h) | Rp840,79M | Rp8,21M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →