Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Blast dan Orca: Blast diperdagangkan di Rp6,52 (kapitalisasi pasar Rp430,21M, volume 24 jam Rp1,03T), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp20.741 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp169,57M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai Blast dibatasi (65,2B / 100B BLAST (66%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| BLAST | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp430,21M | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp1,03T | Rp169,57M |
Suplai yang Beredar | 65,2B / 100B BLAST (66%) | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 25 Hari | 30 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BLAST saat ini diperdagangkan di zona harga Rp6.4151 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Market cap mencapai Rp424,83 juta dengan 65,2 juta token beredar dari total 100 juta. Tingkat sirkulasi 66% dan rata-rata hold time 24 hari menunjukkan aktivitas perdagangan aktif. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum oversold jangka pendek, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas rendah, volatilitas ekstrem, dan ketiadaan perkembangan fundamental yang mendorong pertumbuhan nilai token.
ORCA saat ini diperdagangkan di Rp20.998 dengan kapitalisasi pasar Rp1,28T, menunjukkan sinyal teknis bullish secara keseluruhan didukung oleh moving averages yang positif. Indikator RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound, sementara level support terdekat berada di Rp20.574. Data on-chain menunjukkan rata-rata hold time 30 hari yang mencerminkan kepercayaan jangka menengah dari pemegang token.
Outlook keseluruhan netral-bullish dengan peluang dari momentum teknis positif, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan terbatasnya update fundamental terkini. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan ketergantungan pada sentimen pasar kripto secara luas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →