Perbedaan Blast dan Nibiru Chain: Blast diperdagangkan di Rp6,21 (kapitalisasi pasar Rp408,55M, volume 24 jam Rp840,79M), sedangkan Nibiru Chain diperdagangkan di Rp35,29 (kapitalisasi pasar Rp55,17M, volume 24 jam Rp4,69M). Perbedaan utamanya: Blast jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar Nibiru Chain, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 954M / 1,5B NIBI (64%) milik Nibiru Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Nibiru Chain selama 7 Hari.
| BLAST | NIBI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,55M | Rp55,17M |
Volume (24h) | Rp840,79M | Rp4,69M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 954M / 1,5B NIBI (64%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Nibiru Chain adalah blockchain Layer 1 dan ekosistem smart contract yang inovatif, menawarkan throughput tinggi dan keamanan tak tertandingi. Nibiru berambisi menjadi ekosistem smart contract yang paling ramah pengembang dan pengguna, memimpin adopsi Web3 secara luas. Hal ini dicapai melalui inovasi di setiap lapisan teknologi, termasuk pengembangan dApp, infrastruktur, mekanisme konsensus, toolkit pengembang lengkap, dan akumulasi nilai.
Selengkapnya di halaman NIBI →