Perbedaan Blast dan Metis: Blast diperdagangkan di Rp4,29 (kapitalisasi pasar Rp288,58M, volume 24 jam Rp13,67M), sedangkan Metis diperdagangkan di Rp42.860 (kapitalisasi pasar Rp331,57M, volume 24 jam Rp18,63M). Perbedaan utamanya: Blast dan Metis berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Blast 67,3B / 100B BLAST (68%) dibanding 7,7M / 10M METIS (78%) milik Metis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan Metis selama 77 Hari.
| BLAST | METIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp288,58M | Rp331,57M |
Volume (24h) | Rp13,67M | Rp18,63M |
Suplai yang Beredar | 67,3B / 100B BLAST (68%) | 7,7M / 10M METIS (78%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 77 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BLAST saat ini diperdagangkan di zona Rp4.3334 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token ini memiliki market cap Rp290,44M dengan 67,2M token beredar dari total supply 100M. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Support utama berada di level Rp4 sementara resistance di Rp5.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp4, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan volume dan aktivitas whale untuk konfirmasi perubahan tren.
Metis saat ini diperdagangkan di Rp42.870 dengan market cap Rp334,64M, menunjukkan sinyal teknis bearish dari moving averages meski oscillators netral. Token telah mencapai 78% dari total supply dengan rata-rata hold time 77 hari. Harga berada di antara support S1 (Rp43.254) dan pivot point (Rp44.094), mencerminkan tekanan jual jangka pendek. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan dominasi sinyal bearish. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp41.832, sementara risiko utama adalah potensi breakdown di bawah level support dan volatilitas tinggi khas crypto. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem Layer-2 untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Metis adalah solusi skalabilitas Layer-2 Ethereum yang bertujuan untuk menyelesaikan trilema blockchain: bahwa blockchain tidak dapat bersifat terdesentralisasi, aman, dan skalabel secara bersamaan. Metis juga berupaya untuk menyelesaikan tantangan terbesar Ethereum: kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman METIS →