Perbedaan Blast dan Mantra: Blast diperdagangkan di Rp4,28 (kapitalisasi pasar Rp286,86M, volume 24 jam Rp15,29M), sedangkan Mantra diperdagangkan di Rp89,73 (kapitalisasi pasar Rp498,87M, volume 24 jam Rp82,6M). Perbedaan utamanya: Mantra lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Blast 67,3B / 100B BLAST (68%) dibanding 5,6B / 10B MANTRA (56%) milik Mantra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan Mantra selama 22 Hari.
| BLAST | MANTRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp286,86M | Rp498,87M |
Volume (24h) | Rp15,29M | Rp82,6M |
Suplai yang Beredar | 67,3B / 100B BLAST (68%) | 5,6B / 10B MANTRA (56%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →MANTRA adalah blockchain Layer 1 berorientasi pada kepatuhan yang dirancang untuk tokenisasi dan pengelolaan aset dunia nyata dalam kerangka regulasi. Ditujukan untuk institusi, jaringan ini memungkinkan aset seperti properti dibawa on-chain dengan kontrol hukum dan regulasi yang tertanam. MANTRA kompatibel dengan EVM, sehingga developer dapat menggunakan tools Ethereum yang familiar dengan fitur kepatuhan khusus.
Selengkapnya di halaman MANTRA →