Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Blast dan Terra Classic: Blast diperdagangkan di Rp6,5 (kapitalisasi pasar Rp423,03M, volume 24 jam Rp1T), sedangkan Terra Classic diperdagangkan di Rp1,09 (kapitalisasi pasar Rp6,01T, volume 24 jam Rp206,57M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 14,2× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 65,3B / 100B BLAST (66%) dibanding 5,5T / 6,5T LUNC (86%) milik Terra Classic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Terra Classic selama 187 Hari.
| BLAST | LUNC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,03M | Rp6,01T |
Volume (24h) | Rp1T | Rp206,57M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 187 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BLAST saat ini diperdagangkan di zona harga Rp6.4151 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Market cap mencapai Rp424,83 juta dengan 65,2 juta token beredar dari total 100 juta. Tingkat sirkulasi 66% dan rata-rata hold time 24 hari menunjukkan aktivitas perdagangan aktif. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum oversold jangka pendek, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas rendah, volatilitas ekstrem, dan ketiadaan perkembangan fundamental yang mendorong pertumbuhan nilai token.
Terra Classic (LUNC) saat ini diperdagangkan pada Rp1,11 dengan kapitalisasi pasar Rp6,14 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 13 indikator jual versus 3 beli. Token ini memiliki supply sirkulasi 5,5 triliun dari total 6,5 triliun LUNC dengan rata-rata hold time 187 hari. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual dominan meskipun osilator dalam kondisi netral.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum pemulihan jika berhasil menembus resistance, namun risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →