Perbedaan Blast dan Livepeer: Blast diperdagangkan di Rp6,32 (kapitalisasi pasar Rp408,55M, volume 24 jam Rp840,79M), sedangkan Livepeer diperdagangkan di Rp27.556 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp79,68M). Perbedaan utamanya: Livepeer jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai Blast dibatasi (65,3B / 100B BLAST (66%)), sedangkan Livepeer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 25 Hari dan Livepeer selama 28 Hari.
| BLAST | LPT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,55M | Rp1,36T |
Volume (24h) | Rp840,79M | Rp79,68M |
Suplai yang Beredar | 65,3B / 100B BLAST (66%) | 49,7M LPT |
Typical Hold Time | 25 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →