Perbedaan Blast dan Initia: Blast diperdagangkan di Rp4,35 (kapitalisasi pasar Rp290,7M, volume 24 jam Rp15,25M), sedangkan Initia diperdagangkan di Rp925,16 (kapitalisasi pasar Rp189,35M, volume 24 jam Rp35,54M). Perbedaan utamanya: Blast lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Blast 67,2B / 100B BLAST (68%) dibanding 204,7M / 1B INIT (21%) milik Initia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan Initia selama 18 Hari.
| BLAST | INIT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,7M | Rp189,35M |
Volume (24h) | Rp15,25M | Rp35,54M |
Suplai yang Beredar | 67,2B / 100B BLAST (68%) | 204,7M / 1B INIT (21%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Initia adalah jaringan untuk rollup yang saling terhubung, menggabungkan blockchain Layer 1 dengan sistem appchain yang dapat dikustomisasi. Framework rollup milik Initia yang bersifat opinionated memungkinkan tim pengembang membangun blockchain khusus aplikasi dengan fleksibilitas penuh, sekaligus menerapkan standar bersama di seluruh ekosistem—mewujudkan dunia multichain yang terpadu.
Selengkapnya di halaman INIT →