Perbedaan Blast dan Huma Finance: Blast diperdagangkan di Rp4,36 (kapitalisasi pasar Rp291,74M, volume 24 jam Rp14,91M), sedangkan Huma Finance diperdagangkan di Rp355,2 (kapitalisasi pasar Rp1,15T, volume 24 jam Rp75,64M). Perbedaan utamanya: Huma Finance jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 67,2B / 100B BLAST (68%) dibanding 3,3B / 10B HUMA (33%) milik Huma Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan Huma Finance selama 14 Hari.
| BLAST | HUMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp291,74M | Rp1,15T |
Volume (24h) | Rp14,91M | Rp75,64M |
Suplai yang Beredar | 67,2B / 100B BLAST (68%) | 3,3B / 10B HUMA (33%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →