Perbedaan Blast dan The Graph: Blast diperdagangkan di Rp4,35 (kapitalisasi pasar Rp292,2M, volume 24 jam Rp13,45M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp240,32 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp221,65M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai Blast dibatasi (67,2B / 100B BLAST (68%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan The Graph selama 96 Hari.
| BLAST | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp292,2M | Rp2,63T |
Volume (24h) | Rp13,45M | Rp221,65M |
Suplai yang Beredar | 67,2B / 100B BLAST (68%) | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 23 Hari | 96 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BLAST saat ini diperdagangkan di zona Rp4.3334 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token ini memiliki market cap Rp290,44M dengan 67,2M token beredar dari total supply 100M. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Support utama berada di level Rp4 sementara resistance di Rp5.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp4, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan volume dan aktivitas whale untuk konfirmasi perubahan tren.
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis pada Rp237,24 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek, namun tren keseluruhan masih lemah. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang rebound teknis ada di level support, namun tekanan jual masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto yang dapat memengaruhi harga lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →