Perbedaan Blast dan GMX: Blast diperdagangkan di Rp4,32 (kapitalisasi pasar Rp289,63M, volume 24 jam Rp12,78M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp118.144 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp41,38M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 67,3B / 100B BLAST (68%) dibanding 10,5M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan GMX selama 46 Hari.
| BLAST | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp289,63M | Rp1,24T |
Volume (24h) | Rp12,78M | Rp41,38M |
Suplai yang Beredar | 67,3B / 100B BLAST (68%) | 10,5M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 46 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BLAST saat ini diperdagangkan di zona Rp4.3334 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token ini memiliki market cap Rp290,44M dengan 67,2M token beredar dari total supply 100M. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Support utama berada di level Rp4 sementara resistance di Rp5.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp4, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan volume dan aktivitas whale untuk konfirmasi perubahan tren.
GMX saat ini diperdagangkan di Rp117.000 dengan kapitalisasi pasar Rp1,22 triliun, menunjukkan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Token berada di zona resisten R1, dengan support kuat di S1 Rp110.667. Sirkulasi token mencapai 79% dari total supply 13,3 juta GMX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan netral-cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun fundamental terbatas. Peluang utama terletak pada breakout di atas Rp117.178, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan ketergantungan pada sentimen pasar kripto secara luas tanpa katalis fundamental baru.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →