Perbedaan Blast dan DeepBook Protocol: Blast diperdagangkan di Rp4,32 (kapitalisasi pasar Rp290,44M, volume 24 jam Rp14,89M), sedangkan DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp249,35 (kapitalisasi pasar Rp1,4T, volume 24 jam Rp48,01M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 67,2B / 100B BLAST (68%) dibanding 5,6B / 10B DEEP (57%) milik DeepBook Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan DeepBook Protocol selama 14 Hari.
| BLAST | DEEP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,44M | Rp1,4T |
Volume (24h) | Rp14,89M | Rp48,01M |
Suplai yang Beredar | 67,2B / 100B BLAST (68%) | 5,6B / 10B DEEP (57%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 14 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BLAST saat ini diperdagangkan di zona Rp4.3334 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token ini memiliki market cap Rp290,44M dengan 67,2M token beredar dari total supply 100M. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Support utama berada di level Rp4 sementara resistance di Rp5.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp4, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan volume dan aktivitas whale untuk konfirmasi perubahan tren.
DeepBook Protocol (DEEP) saat ini diperdagangkan pada Rp250,21 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Kapitalisasi pasar mencapai Rp1,4T dengan 57% token dalam sirkulasi. Harga berada di antara support S1 (Rp255) dan resistance PP (Rp265), menunjukkan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan bearish teknis dan kurangnya katalis fundamental. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support dekat, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi, sentimen pasar kripto yang lemah, dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau volume perdagangan dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →