Perbedaan Blast dan Bitcoin: Blast diperdagangkan di Rp4,35 (kapitalisasi pasar Rp291,85M, volume 24 jam Rp14,33M), sedangkan Bitcoin diperdagangkan di Rp1.136.297.769 (kapitalisasi pasar Rp22.817,07T, volume 24 jam Rp407,19T). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 78180,8× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Blast 67,2B / 100B BLAST (68%) dibanding 20,1M / 21M BTC (96%) milik Bitcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blast selama 23 Hari dan Bitcoin selama 107 Hari.
| BLAST | BTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp291,85M | Rp22.817,07T |
Volume (24h) | Rp14,33M | Rp407,19T |
Suplai yang Beredar | 67,2B / 100B BLAST (68%) | 20,1M / 21M BTC (96%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 107 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BLAST saat ini diperdagangkan di zona Rp4.3334 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token ini memiliki market cap Rp290,44M dengan 67,2M token beredar dari total supply 100M. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Support utama berada di level Rp4 sementara resistance di Rp5.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp4, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan volume dan aktivitas whale untuk konfirmasi perubahan tren.
Bitcoin saat ini diperdagangkan di Rp1.135.571.726 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, namun RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Market cap mencapai Rp22.784,11 triliun dengan 96% supply sudah beredar. Berita terkini menunjukkan sentimen campuran dengan optimisme jangka panjang namun tekanan jangka pendek akibat volatilitas pasar global.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang akumulasi di level support, namun risiko volatilitas tinggi tetap ada. Investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan sambil mempertimbangkan potensi pemulihan dari level oversold saat ini.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →