Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk dan Tempo Intimedia Tbk.: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 7,58 T, volume 24 jam 7,89 jt), sedangkan Tempo Intimedia Tbk. diperdagangkan di Rp102 (kapitalisasi pasar 106,89 M, volume 24 jam 2,29 jt). Perbedaan utamanya: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk jauh lebih besar — sekitar 70,9× kapitalisasi pasar Tempo Intimedia Tbk., dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,89 jt vs 2,29 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BJTM | TMPO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 7,58 T | 106,89 M |
Volume | 7,89 jt | 2,29 jt |
Lot | 78,94 rb | 22,87 rb |
Perputaran | 4,01 M | 233 jt |
Harga Rata-rata | 507,6 | 101,88 |
Nilai Transaksi | 4,01 M | 233 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 515 | 102 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 280 | 223 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (the Bank) was established under the name of PT Bank Pembangunan Daerah Djawa Timur dated August 17, 1961. The Bank started its commercial operations in accordance with the Decision Letter of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. BUM 9-4-5 on August 15, 1961. The Sharia Operating Unit started its commercial operations on August 21, 2007 in accordance with the approval letter from Bank Indonesia No. 9/75/DS/Sb dated April 4, 2007 for the establishment of the Bank's Sharia Unit.
Selengkapnya di halaman BJTM →PT Tempo Inti Media Tbk (the Company) was established under its origin name of PT Arsa Raya Perdana on August 27, 1996 , based on deed No.77 of notary Sulaimansjah, SH. The Company’s articles of association has been amended from time to time, the latest of which was drawn up in notarial deed No.49 dated Sept 29, 2000 of Fathiah Helmi, S.H., relating to, among others, the change of company's name, the increase in authorized and issued capital of the Company in connection with the first offering, and stock split.
Selengkapnya di halaman TMPO →