Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk dan Xolare RCR Energy Tbk.: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 7,58 T, volume 24 jam 7,89 jt), sedangkan Xolare RCR Energy Tbk. diperdagangkan di Rp102 (kapitalisasi pasar 332,02 M, volume 24 jam 1,31 jt). Perbedaan utamanya: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk jauh lebih besar — sekitar 22,8× kapitalisasi pasar Xolare RCR Energy Tbk., dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,89 jt vs 1,31 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BJTM | SOLA | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 7,58 T | 332,02 M |
Volume | 7,89 jt | 1,31 jt |
Lot | 78,94 rb | 13,1 rb |
Perputaran | 4,01 M | 131,67 jt |
Harga Rata-rata | 507,6 | 100,5 |
Nilai Transaksi | 4,01 M | 131,67 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 515 | 102 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 280 | 1,03 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (the Bank) was established under the name of PT Bank Pembangunan Daerah Djawa Timur dated August 17, 1961. The Bank started its commercial operations in accordance with the Decision Letter of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. BUM 9-4-5 on August 15, 1961. The Sharia Operating Unit started its commercial operations on August 21, 2007 in accordance with the approval letter from Bank Indonesia No. 9/75/DS/Sb dated April 4, 2007 for the establishment of the Bank's Sharia Unit.
Selengkapnya di halaman BJTM →PT Xolare RCR Energy (Formerly: PT RCR Energy Indonesia) (the "Company") was established based on Notarial Deed No. 213 dated December 18, 2014 drawn up before Notary Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., in Jakarta. The ultimate beneficial owner of the Company is PT Energi Hijau Investama. The Company started its commercial activities in 2015.
Selengkapnya di halaman SOLA →