Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 7,58 T, volume 24 jam 7,89 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.050 (kapitalisasi pasar 23,45 T, volume 24 jam 7,68 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,89 jt vs 7,68 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BJTMJPFA
Kapitalisasi Pasar
7,58 T23,45 T
Volume
7,89 jt7,68 jt
Lot
78,94 rb76,83 rb
Perputaran
4,01 M15,56 M
Harga Rata-rata
507,62.025,32
Nilai Transaksi
4,01 M15,56 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5152.050
Volume Ekuilibrium Indikatif
2804,75 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BJTM
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (the Bank) was established under the name of PT Bank Pembangunan Daerah Djawa Timur dated August 17, 1961. The Bank started its commercial operations in accordance with the Decision Letter of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. BUM 9-4-5 on August 15, 1961. The Sharia Operating Unit started its commercial operations on August 21, 2007 in accordance with the approval letter from Bank Indonesia No. 9/75/DS/Sb dated April 4, 2007 for the establishment of the Bank's Sharia Unit.

Selengkapnya di halaman BJTM

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA