Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 7,58 T, volume 24 jam 7,89 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp805 (kapitalisasi pasar 3,18 T, volume 24 jam 63,4 rb). Perbedaan utamanya: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,89 jt vs 63,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BJTM | IMAS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 7,58 T | 3,18 T |
Volume | 7,89 jt | 63,4 rb |
Lot | 78,94 rb | 634 |
Perputaran | 4,01 M | 51,24 jt |
Harga Rata-rata | 507,6 | 808,26 |
Nilai Transaksi | 4,01 M | 51,24 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 515 | 805 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 280 | 1 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (the Bank) was established under the name of PT Bank Pembangunan Daerah Djawa Timur dated August 17, 1961. The Bank started its commercial operations in accordance with the Decision Letter of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. BUM 9-4-5 on August 15, 1961. The Sharia Operating Unit started its commercial operations on August 21, 2007 in accordance with the approval letter from Bank Indonesia No. 9/75/DS/Sb dated April 4, 2007 for the establishment of the Bank's Sharia Unit.
Selengkapnya di halaman BJTM →PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.
Selengkapnya di halaman IMAS →