Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) vs MD Entertainment Tbk. (FILM)

Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur TbkTrading
MD Entertainment Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk dan MD Entertainment Tbk.: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 7,58 T, volume 24 jam 7,89 jt), sedangkan MD Entertainment Tbk. diperdagangkan di Rp1.625 (kapitalisasi pasar 17,47 T, volume 24 jam 1,05 jt). Perbedaan utamanya: MD Entertainment Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,89 jt vs 1,05 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BJTMFILM
Kapitalisasi Pasar
7,58 T17,47 T
Volume
7,89 jt1,05 jt
Lot
78,94 rb10,47 rb
Perputaran
4,01 M1,69 M
Harga Rata-rata
507,61.611,55
Nilai Transaksi
4,01 M1,69 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5151.625
Volume Ekuilibrium Indikatif
280378

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BJTM
Lihat detail
FILM
Lihat detail

Tentang Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (the Bank) was established under the name of PT Bank Pembangunan Daerah Djawa Timur dated August 17, 1961. The Bank started its commercial operations in accordance with the Decision Letter of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. BUM 9-4-5 on August 15, 1961. The Sharia Operating Unit started its commercial operations on August 21, 2007 in accordance with the approval letter from Bank Indonesia No. 9/75/DS/Sb dated April 4, 2007 for the establishment of the Bank's Sharia Unit.

Selengkapnya di halaman BJTM

Tentang MD Entertainment Tbk.

PT MD Pictures, Tbk (the "Company") established on Jakarta under the name PT MD Media based on the Notarial Deed No. 05 dated August 01, 2002 by Frans Elsius Muliawa, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman FILM