Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) vs Intiland Development Tbk. (DILD)

Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Intiland Development Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk dan Intiland Development Tbk.: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 7,58 T, volume 24 jam 7,89 jt), sedangkan Intiland Development Tbk. diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,17 T, volume 24 jam 8,4 jt). Perbedaan utamanya: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Intiland Development Tbk., dan Intiland Development Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,4 jt vs 7,89 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BJTMDILD
Kapitalisasi Pasar
7,58 T1,17 T
Volume
7,89 jt8,4 jt
Lot
78,94 rb84,03 rb
Perputaran
4,01 M963,64 jt
Harga Rata-rata
507,6114,68
Nilai Transaksi
4,01 M963,64 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
515115
Volume Ekuilibrium Indikatif
280314

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BJTM
Lihat detail
DILD
Lihat detail

Tentang Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (the Bank) was established under the name of PT Bank Pembangunan Daerah Djawa Timur dated August 17, 1961. The Bank started its commercial operations in accordance with the Decision Letter of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. BUM 9-4-5 on August 15, 1961. The Sharia Operating Unit started its commercial operations on August 21, 2007 in accordance with the approval letter from Bank Indonesia No. 9/75/DS/Sb dated April 4, 2007 for the establishment of the Bank's Sharia Unit.

Selengkapnya di halaman BJTM

Tentang Intiland Development Tbk.

PT Intiland Development Tbk formerly Dharmala Intiland, controlled by the Gondokusumo family, was established in 1983 as the property arm of the Dharmala Group. The company is basically a real estate developer with its principal asset being the 240-hectare Grande Family Estate in Surabaya.

Selengkapnya di halaman DILD