Perbedaan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk dan Bank Maspion Indonesia Tbk.: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 7,58 T, volume 24 jam 7,89 jt), sedangkan Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp464 (kapitalisasi pasar 8,35 T, volume 24 jam 4,5 rb). Perbedaan utamanya: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk dan Bank Maspion Indonesia Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,89 jt vs 4,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BJTM | BMAS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 7,58 T | 8,35 T |
Volume | 7,89 jt | 4,5 rb |
Lot | 78,94 rb | 45 |
Perputaran | 4,01 M | 2,1 jt |
Harga Rata-rata | 507,6 | 465,73 |
Nilai Transaksi | 4,01 M | 2,1 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 515 | 464 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 280 | 1 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (the Bank) was established under the name of PT Bank Pembangunan Daerah Djawa Timur dated August 17, 1961. The Bank started its commercial operations in accordance with the Decision Letter of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. BUM 9-4-5 on August 15, 1961. The Sharia Operating Unit started its commercial operations on August 21, 2007 in accordance with the approval letter from Bank Indonesia No. 9/75/DS/Sb dated April 4, 2007 for the establishment of the Bank's Sharia Unit.
Selengkapnya di halaman BJTM →PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.
Selengkapnya di halaman BMAS →