Perbedaan Blue Bird Tbk dan Eratex Djaja Tbk.: Blue Bird Tbk diperdagangkan di Rp1.575 (kapitalisasi pasar 3,89 T, volume 24 jam 574,8 rb), sedangkan Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp146 (kapitalisasi pasar 189,12 M, volume 24 jam 434,4 rb). Perbedaan utamanya: Blue Bird Tbk jauh lebih besar — sekitar 20,6× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Blue Bird Tbk lebih aktif diperdagangkan (574,8 rb vs 434,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BIRD | ERTX | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 3,89 T | 189,12 M |
Volume | 574,8 rb | 434,4 rb |
Lot | 5,75 rb | 4,34 rb |
Perputaran | 903,2 jt | 62,18 jt |
Harga Rata-rata | 1.571,32 | 143,15 |
Nilai Transaksi | 903,2 jt | 62,18 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 1.575 | 146 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 16 | 400 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Blue Bird Tbk (the Company) was established on March 29, 2001 based on Notarial Deed No. 11 of Dian Pertiwi, S.H.
Selengkapnya di halaman BIRD →PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.
Selengkapnya di halaman ERTX →