Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bhuwanatala Indah Permai Tbk. (BIPP) vs Bank Permata Tbk (BNLI)

Bhuwanatala Indah Permai Tbk.Trading
Bank Permata TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bhuwanatala Indah Permai Tbk. dan Bank Permata Tbk: Bhuwanatala Indah Permai Tbk. diperdagangkan di Rp67 (kapitalisasi pasar 372,12 M, volume 24 jam 42,23 jt), sedangkan Bank Permata Tbk diperdagangkan di Rp2.140 (kapitalisasi pasar 77,37 T, volume 24 jam 6,1 rb). Perbedaan utamanya: Bank Permata Tbk jauh lebih besar — sekitar 207,9× kapitalisasi pasar Bhuwanatala Indah Permai Tbk., dan Bhuwanatala Indah Permai Tbk. lebih aktif diperdagangkan (42,23 jt vs 6,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BIPPBNLI
Kapitalisasi Pasar
372,12 M77,37 T
Volume
42,23 jt6,1 rb
Lot
422,32 rb61
Perputaran
2,83 M13,16 jt
Harga Rata-rata
67,112.158,03
Nilai Transaksi
2,83 M13,16 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
732.180
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,05 rb15

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BIPP
Lihat detail
BNLI
Lihat detail

Tentang Bhuwanatala Indah Permai Tbk.

PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (the Company) was initially established within the framework of Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 165 dated December 21, 1981 of Public Notary Koswara, S.H. PT Bhuwanatala operates in hotel management, retail properties, and office space. The company listed its shares on Over-The Counter Market, and since the merger of the OTC Market with the Surabaya Stock Exchange, the shares automatically listed on the SSX.

Selengkapnya di halaman BIPP

Tentang Bank Permata Tbk

PT Bank Permata Tbk (formerly PT Bank Bali) was established in Indonesia on December 17, 1954, under the name of Bank Persatuan Dagang Indonesia, the bank changed to its present name in 1971. Bank Bali is Indonesia`s eighth largest private national. The majority of its clients are medium sized institutions.

Selengkapnya di halaman BNLI