Perbedaan Bio Protocol dan Tria: Bio Protocol diperdagangkan di Rp512,56 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp252,63M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp145,08 (kapitalisasi pasar Rp314,16M, volume 24 jam Rp125,7M). Perbedaan utamanya: Bio Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Tria, dan suplai beredar Bio Protocol 2,2B / 3,3B BIO (68%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bio Protocol selama 16 Hari dan Tria selama 3 Hari.
| BIO | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp314,16M |
Volume (24h) | Rp252,63M | Rp125,7M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 3,3B BIO (68%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BIO Protocol memungkinkan komunitas ilmuwan, pasien, dan investor di seluruh dunia untuk bersama-sama mendanai, membangun, dan memiliki obat dan terapi baru melalui jaringan Biotech Decentralized Autonomous Organizations (BioDAOs). Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam pendanaan ilmiah yang sebelumnya, terutama di bidang penyakit langka, penelitian usia panjang, dan tantangan kesehatan lainnya.
Selengkapnya di halaman BIO →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →