Perbedaan Bio Protocol dan TAC Protocol: Bio Protocol diperdagangkan di Rp513,07 (kapitalisasi pasar Rp1,15T, volume 24 jam Rp256,3M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp50,46 (kapitalisasi pasar Rp235,62M, volume 24 jam Rp85,26M). Perbedaan utamanya: Bio Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Bio Protocol dibatasi (2,2B / 3,3B BIO (68%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bio Protocol selama 16 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| BIO | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,15T | Rp235,62M |
Volume (24h) | Rp256,3M | Rp85,26M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 3,3B BIO (68%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 16 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BIO Protocol memungkinkan komunitas ilmuwan, pasien, dan investor di seluruh dunia untuk bersama-sama mendanai, membangun, dan memiliki obat dan terapi baru melalui jaringan Biotech Decentralized Autonomous Organizations (BioDAOs). Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam pendanaan ilmiah yang sebelumnya, terutama di bidang penyakit langka, penelitian usia panjang, dan tantangan kesehatan lainnya.
Selengkapnya di halaman BIO →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →